asociacionzambrano.com

Berbagai Macam Aplikasi Slot Online Terbaru

Melihat Kebudayaan di Negara Peru

Categories

Commenting is disabled.

Jika sedang terdampar di Amerika Selatan, maka ada baiknya kalian mengunjungi negara Peru. Sebab di Negara Peru, sama seperti kebanyakan negara Andes lainnya yang memiliki kebudayaan Tradisional cukup kuat dan akan terus menerus kebudayaan tersebut bertambah seiring dari : Banyaknya Kota, Banyaknya Desa dan Desa-desa Pegunungannya yang kecil. Ini sudah menjadi bukti atas keragaman luas orangnya, ragam kebudayaan dan juga etnis dari negara tersebut. Dimana untuk semuanya telah berkontribusi pada tradisi di negara Peru dan banyak sudah diantaranya telah ada saat ribuan tahun yang lalu. 

Bersamaan dengan negara-negara Amerika Selatan lainnya, bahwa Negara Peru sudah termasuk ke dalam salah satu negara yang begitu terkenal dengan budaya Pribumi dan juga Tradisionalnya yang kuat. Perjalanan ke Negara Peru ini sudah menjadi salah satu cara termudah dalam memahami adanya seluk beluk atas kehidupan dari negara tersebut. Dimana kalian akan mudah dalam mendapatkan kesempatan untuk bertemu banyak elemen berikutnya. 

Identitas Jelas akan Nasional Peru 

Untuk Identitas Nasional Peru saat ini telah terbentuk langsung atas persatuan diantara penjajah Spanyol, lalu masyarakat adat dan orang-orang yang telah diperbudak. Tradisi dari semua kelompok orang ini telah menjadi satu dalam menciptakan suatu budaya dan juga latar belakang bersama di antara orang-orang Peru sana. Dan di negara ini sendiri, bagaimanapun juga wilayah aats Geografisnya yang terisolasi telah memungkinkan dari beberapa kebiasaan khusus untuk tetap saja hidup dengan pengaruh yang jauh lebih sedikit dari sumber luarnya. Nah wilayah-wilayah ini akan dibagi menjadi 2 yakni antara dari gurun pesisir, lalu pegunungan Andes dan juga Hutan Hujan Amazon. Masing-masing atas faktor ini berperan ketika berbicara mengenai identitas dari NASIONAL negara tersebut. Bahkan dalam hal ini kami sudah melihat lebih dekat pada beberapa karakteristik budaya Peru dari situs southbend collector.com. 

Agama serta Festival yang ada di Peru 

Sebagian besar dari populasi Peru telah melaporkan Katolik sebagai identitas Agama mereka dengan persentase mencapai 81,3%, dan ini telah diikuti oleh Protestan dengan persentase sebesar 12,9%, lalu untuk Agama lainnya sebesar 3,3% dan tidak adanya Afiliasi Agama sebesar 2,9%. Dan untuk membantu dalam menyebarkan iman Katolik, para penjajah ini seringkali membangun biara-biara besar dan juga Katedral di atas situs-situs keagamaan Inca yang begitu penting. Nah keyakinan adat setelah dikombinasikan dengan ajaran katolik dari waktu ke waktunya untuk bisa menciptakan suasana keagamaan yang unik dari negara tersebut. 

Kombinasi ini juga bisa dilihat dari banyaknya festival keagamaan dan perayaan yang berlangsung di sini. Di Cuzco misalnya saja, festival dari Inti Raymi ini masih terjadi setiap tahunnya selama titik balik Matahari musim dingin pada tanggal 24 Juni. Acara ini telah dilakukan oleh suku Inca hanya untuk bisa menghormati dewa matahari. Baik itu untuk Cuzco dan Lima yang mana sudah memiliki perayaan katolik berbeda dalam menghormati adanya 2 gambar Yesus yang terpisah dan berhasil selamat dari 2 gempa besar yang terpisah juga. Di Lima, perayaan ini diadakan setiap bulan Oktober untuk bisa benar-benar menghormati Lord of the Earthquakes. 

Masakan Khas dari Negara Peru 

Untuk masakan Khas Peru ini sangat amat Bervariasi sekali, semua tergantung dari permainan lokasi geografisnya masing-masing. Dan di sepanjang pantai, salah satu hidangan yang paling populer adalah Ceviche. Dimana untuk Hidangan ini sendiri telah disiapkan dengan mengasinkan makanan laut mentah bersamaan dengan Jus Jeruk Nipis dan menyajikannya dengan Hiasan Ubi serta jagung Panggang. Nah di Hutan Hjan, hidangan Khas ini bernama Tacacho. Untuk Tacachos sendiri menjadi pisang Raja Hijau yang dibentuk menjadi Bola, lalu sudah diisi dengan daging biasanya adalah daging babi, lalu dibungkusnya dengan daun pohon pisang dan juga dimasak. Lalu pada wilayah Andes, Marmut disebut dengan Cuy yang menjadi makanan Tradisional dan bisa disajikan baik itu digoreng maupun dipanggang. 

Negara Peru juga sudah menjadi rumah bagi hidangan Kreol, yang mana cenderung sekali terkonsentrasi di Ibu Kota Lima. Kreol Peru ini sudah berevolusi dari pengaruh masakan Cina dan masakan Afrika. Lalu 2 hidangan Kreol yang paling populer sendiri adalah : Lomo Saltado, tumis daging Sapi yang telah disajikan dengan kentang Goreng diatas nasi dan juga ada Anti Kiko, lalu Daging sapi yang telah direndam dalam hati yang dimasak dengan tusuk sate. 

Musik dari Negara Peru  

Untuk Musik Peru ini sendiri sama saja keberagamannya dengan makanan dan memiliki sejarah sebanyak tradisi dari keagamaannya. Hal ini sudah berkembang selama bertahun-tahun dari adanya pengaruh tradisi Musik Spanyol, lalu Musik Afrika, Musik Andes. Instrumen atas Nasional Peru ini adalah Charango, dimana ini menjadi instrumen senar milik dari keluarga Seruling. Hal itu sudah dibuat di negara ini dalam bentuk sebuah upaya untuk meniru langsung suara-suara Vihuela asal Spanyol. 

Instrumen penting lainnya di negara ini adalah Cajon atau Kotak Kayu berongga dengan diberikannya lubang di satu sisi. Para pemain umumnya duduk langsung di atas kotak dan akan mulai dalam memukulkannya dengan tangan mereka untuk bisa menjaga permainan ritmenya. Instrumen Perkusi ini telah diciptakan secara langsung oleh para budak Afrika di sepanjang  wilayah pesisir dan hari ini menjadi pusat atas Musik Afro-Peru. 

Kesenian dan Sastra dari Peru 

Negara Peru memiliki sejarah seni dan juga sastra yang kaya dan terus menerus merayakan serta melestarikan 2 budaya ini dengan museum yang berlokasikan di seluruh negara. 

-) Sastra Peru ini berakar sudah pada tradisi untuk mendongeng masyarakat adat pra Inca. dan selama era Inca sendiri, literatur disebarkan dengan bantuan Quipu, serangkaian Ikatan Simpul yang digunakan untuk mencatat informasi. Dan menurut dari beberapa Sejarawan, hal ini juga sudah digunakan untuk bisa berbagi cerita. Sastra modern ini mulai terbentuk selama era Kolonial dan sudah memainkan peran penting dalam masyarakat melalui era neo klasik, lalu era Modern dan juga kontemporer. Beberapa penulis paling terkenal dari Peru yakni ada Jose Carlos M, Mario Vargas L, dan juga Cesar Vallejo. 

-) Karya seni dari Peru ini memiliki garis waktu yang begitu mirip dengan literaturnya. Masyarakat Peru Kuno juga telah meninggalkan jeja penting berupa pahatan batu – lalu Keramik dan juga Tekstil. Di tahun 1919, sekolah Seni Rupa di Lima telah didirikan, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap gaya melukis waktu. Dan saat ini, tembikar Chulucanas, sudah ditandai dengan adanya desain Geometris hitam dan putihnya, terus saja diproduksi di wilayah Utara Negara tersebut dan bisa Diekspor secara internasional. 

Keyakinan serta Kebiasaan Sosial di Negara  Peru 

Untuk keyakinan dan kebiasaan sosial di Negara Peru ini telah tergantung pada sejumlah faktor. Hal ini dikarenakan sejarah dan praktik luas agama katolik dan agama ini memiliki pengaruh begitu signifikan sekali terhadap dari banyaknya kepercayaan Sosial Dewasa ini. Sampai dengan Hari Minggu, terutama sekali diperuntukkan untuk bisa menghadiri kebaktian Gereja dan Waktu bagi berkeluarga atau berkumpul di Sore Hari untuk makan siang bersama. 

Budaya disini akan jauh lebih relatif Konservatif dan patriarki. Lalu di sebagian besar rumah tangga, umumnya Pria akan bekerja untuk menghidupi keluarganya, sementara sang wanita biasanya tetap di rumah memikul tanggung jawab yang ada. Untuk kebiasaan sosial lainnya mampu melibatkan bagaimana orang berinteraksi satu sama lainnya. Dan setelah menyapa kenalan atau kolega baru, kebanyakan orang-orang telah memeluk serta mencium pipi kiri. Dan beberapa orang terutama sekali dalam lingkungan profesional hanya akan berjabat tangan saja. Ketika tiba untuk acara sosialnya, maka normanya bagi orang Peru ini datang terlambat selama setengah jam. Dan ini menjadi praktik umum dan secara lokal sudah disebut beroperasi pada waktu Peru saja.