asociacionzambrano.com

Berbagai Budaya di Amerika Selatan

Seputar Telenovela

Categories

Commenting is disabled.

Banyak perubahan terjadi dalam hidup manusia, berbagai gaya hidup, kebudayaan, kultur adat hingga teknologi pun turut serta mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Kebudayaan dalam hidup manusia berkembang relatif cukup cepat, salah satu contohnya terletak dalam bidang karya dan media hiburan. Berbagai jenis hiburan, tren yang mendunia, gaya musik hingga berbagai jenis acara televisi kian mengalami perubahan. Aneka tren yang populer seperti salah satu contohnya di stasiun TV dapat berkembang secara begitu cepat. Aneka tren kian bermunculan silih bergantian satu sama lain. Hal ini dianggap biasa-biasa saja oleh masyarakat. Ada yang mempedulikannya, serta ada yang tidak mau direpotkan akan hal ini.

Berbagai keunggulan yang diciptakan oleh tayangan telenovela ini berhasil memikat penontonnya untuk terus menantikan tayangan selanjutnya dari acara televisi ini. Bahkan tidak tenggelam diantara persaingan yang terjadi dari maraknya drama asing dari Turki dan India yang masuk ke dunia televisi Indonesia. Tayangan dengan para pemain yang berwajah rupawan, ekspresi khususnya hingga alur cerita yang agak sedikit hiperbola dan melebih-lebihkan memberi kesan lucu hingga gemas bagi segenap penonton Indonesia. Tak heran bahwa acara TV itu berhasil menyisakan kenangan manis bagi para penontonnya yang terbiasa menonton berkisar menjelang tahun 2000-an hingga awal tahun 2000-an.

 

Deskripsi Telenovela

Telenovela seperti yang diambil dari bahasa Inggris berarti tayangan televisi yang berkisahkan akan kisah-kisah seperti layaknya novel. Acara televisi ini berasal dari Amerika Latin yang sempat menjadi primadona di acara TV masyarakat Indonesia di waktu yang silam, yaitu sekitar tahun 1900-an menjelang tahun 2000-an. Berbagai film telenovela berhasil populer dan tayang di saluran TV Indonesia. Berbagai dialog yang diucapkan oleh para pemain filmnya juga di dubbing oleh pengisi suara menggunakan bahasa Indonesia agar lebih mudah dipahami bagi masyarakat lokal. Terutama dimana tayangan ini lebih mengincar kalangan anak sekolah yang masih berusia muda dan kalangan ibu-ibu rumah tangga.

Salah satu faktor utama yang menimbulkan tayangan ini cukup populer di Indonesia adalah berkat penampilan para sosok pemainnya. Perawakan yang tinggi, langsing, berparas cantik dan tampan, serta memberi kesan latin yang cukup tinggi memberi deskripsi penampilan yang baik dan enak untuk dipandang. Hal inilah salah satu alasan yang menyebabkan acara televisi itu cukup memiliki banyak peminatnya. Tidak lupa dengan lagu pengisi soundtracknya yang juga sangat unik hingga meninggalkan kenangan kesan yang kuat di pikiran penontonnya. Beberapa diantara lagu soundtrack dalam acara telenovela banyak yang dinyanyikan secara langsung oleh para aktor utamanya, seperti contohnya telenovela yang berjudul Marimar, Rosalinda, Carita de Angel, hingga Amigos x Siempre. Ada juga sebagian soundtrack yang sudah diterjemahkan dan dinyanyikan oleh pengisi suara dari tayangan telenovela tersebut, mengikuti lagu aslinya yang diubah menjadi ke dalam lirik bahasa Indonesia. Salah satu telenovela yang populer akan soundtrack jenis ini yaitu berjudul Esmeralda.

 

Perkembangan Telenovela

Telenovela memiliki kemiripan dengan opera sabun seperti layaknya yang berasal dari Hollywood atau Inggris. Perbedaan diantaranya hanya terletak pada jam tayangnya yang sudah ditentukan sejak awal untuk jenis opera sabun sehingga tidak dapat melebar secara luas seperti tayangan telenovela, yang juga diikuti oleh tayangan banyak sinetron di era modern kini. Tak jarang juga proses shooting masih berlangsung di saat acara ini sudah mulai ditayangkan ke televisi, wah kejar tayang sekali ya?

Acara telenovela ini juga berkembang dimulai dari drama yang disiarkan melalui radio. Dikenal sebagai istilah soap opera, siaran ini berkembang sejak tahun 1930-an dalam durasi yang singkat sekitar 15 menit saja. Istilah dari opera sabun ini mengacu pada siaran di televisi yang bertujuan untuk menawarkan para kaum ibu-ibu agar tertarik dengan produk kebersihan yang ditawarkan hingga akhirnya membeli produk yang diiklankan. Dan belakangan seiring dengan perkembangan di industri pertelevisian barulah acara telenovela ini muncul.

Acara telenovela muncul pertama kali dalam bentuk televisi di tahun 1951 yang ditayangkan di Brasil dalam gambar berwarna hitam putih seperti layaknya acara televisi kuno. Beberapa telenovela juga kemudian bermunculan seperti yang berasal dari Peru di tahun 1969 hingga 1971, hingga muncul di Meksiko. Para pakar juga menyebutkan alasan dari acara telenovela ini untuk bisa laris di pasaran, yaitu faktor utamanya karena minat yang tinggi dari masyarakat akan suatu kisah bahagia yang dimulai dari bentuk kesengsaraan. Dari menderita berubah menjadi bahagia, seperti layaknya kisah Cinderella.

 

Alur Cerita Telenovela

Alur cerita dalam telenovela umumnya berkisah mengenai kisah percintaan di antara si tokoh utama, dimana namanya sering menjadi judul acara telenovela tersebut. Kisah yang dialami juga cenderung mirip antara satu telenovela dan telenovela yang lainnya. Dimana si tokoh utama umumnya berasal dari keluarga dengan status ekonomi yang miskin, menderita hingga sungguh malang nasibnya seperti layaknya Cinderella atau Upik Abu. Tak lupa ditambah dengan tokoh jahat yang sifatnya begitu jahat hingga sering ditampilkan dalam ekspresi wajah melotot dengan dagu yang naik condong ke atas. Lalu tak lupa dengan para tokoh pria yang akan menjadi pasangan bagi si tokoh utama tersebut yang sering disampaikan sebagai sosok yang bimbang di antara memilih dua hingga lebih wanita untuk menjadi pasangan hidupnya, atau biasa dikenal sebagai karakter playboy yang cenderung plin plan.

Alur yang diceritakan umumnya memiliki satu konsep tertentu, namun dalam perkembangannya sering berubah menjadi berkembang keluar jalur semula. Entah itu bertujuan untuk menambah jumlah pemain tambahan yang dikisahkan atau hanya semata-mata untuk memperpanjang durasi tayangan. Mulai dari negara asalnya juga tentu acara ini cukup diminati oleh banyak orang. Sehingga tidak menutup kemungkinan jika sang pembuat naskah diperintahkan oleh sang pemilik modal dari pembuatan acara televisi itu untuk menambah episode dari yang seharusnya tidak terlalu panjang hingga dilengkapi dengan beberapa episode lainnya yang diluar cerita utama. Meskipun begitu para penonton tampaknya tidak jera untuk terus mengikuti tayangan acara televisi ini. Entah itu karena begitu kesal atas sifat jahat sang tokoh antagonis, hingga terlalu kasihan kepada si pemeran utama yang malang. Format yang paling sering digunakan dalam alur cerita telenovela umumnya merupakan kisaran dari masalah diantara dua keluarga, upaya perebutan harta warisan yang berlimpah, serta hubungan antara si pria kaya dengan si wanita miskin.

 

Populernya Telenovela Di Indonesia

Seperti layaknya pola utama dari cerita telenovela, kisah telenovela yang tayang di Indonesia juga berkisar di antara perbedaan status ekonomi diantara si tokoh utama dengan karakter yang akan menjadi pasangannya di akhir cerita. Dibumbui oleh berbagai cerita hiperbola yang melebih-lebihkan dari kondisi asalnya. Tentunya di masa kini tayangan seperti ini sudah tidak populer lagi dan dikalahkan oleh berbagai tayangan lainnya, seperti drama dari China, Taiwan, Jepang hingga Korea Selatan yang sedang naik daun di masa kini maupun cerita Netflix yang juga banyak diminati penontonnya. Adakah di antara kamu yang pernah menonton acara ini di masa lalu?